Kerja Bakti Pembersihan Pasar Tradisional di Desa Labuan Bajo: Sinergi TNI dan Warga Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat
Labuan Bajo, Wakorumba Utara, Buton Utara — Dalam semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, masyarakat Desa Labuan Bajo, Kecamatan Wakorumba Utara, Kabupaten Buton Utara, melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Babinsa Koramil 1429-03/Wakorumba, Serda La Baytu, yang dengan sigap menggerakkan masyarakat dan aparatur desa untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin yang dilakukan oleh aparat Komando Distrik Militer (Kodim) 1429/Buton Utara dalam membina wilayah dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja bakti ini, selain memperbaiki kondisi pasar, juga terbangun rasa kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.
Pasar tradisional Desa Labuan Bajo merupakan pusat kegiatan jual beli yang setiap harinya dipadati oleh para pedagang dan pembeli dari berbagai wilayah sekitar. Kondisi pasar yang padat seringkali menyisakan permasalahan kebersihan, terutama menumpuknya sampah organik dan anorganik yang jika tidak segera ditangani dapat mengganggu kenyamanan, serta menjadi sumber penyakit.
Melihat kondisi tersebut, Serda La Baytu, yang dikenal aktif dan dekat dengan warga binaannya, berinisiatif mengajak masyarakat melaksanakan kerja bakti massal.
Kerja bakti dimulai pada pukul 07.00 WITA dan diikuti oleh ratusan warga yang terdiri dari pedagang pasar, tokoh masyarakat, pemuda karang taruna, perangkat desa, serta ibu-ibu PKK. Terlihat juga kehadiran aparat dari Koramil 1429-03/Wakorumba yang turut memimpin dan terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan.
Serda La Baytu tampak berada di tengah-tengah warga, memegang cangkul dan karung sampah, memberikan contoh nyata bahwa seorang Babinsa bukan hanya memberi perintah, tetapi turut bekerja dan membaur dengan masyarakat. Ia juga memberikan arahan singkat sebelum kegiatan dimulai.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar bersih-bersih, tapi ini juga bentuk cinta kita terhadap lingkungan dan kesehatan. Kalau pasar bersih, masyarakat sehat, rezeki pun lancar,” ujar Serda La Baytu dalam sambutannya.
Kegiatan difokuskan pada pembersihan area selokan yang tersumbat, pengangkatan tumpukan sampah, pemotongan rumput liar, hingga pengecatan ulang beberapa bagian fasilitas umum seperti gerbang pasar dan pos jaga.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin yang dilakukan oleh aparat Komando Distrik Militer (Kodim) 1429/Buton Utara dalam membina wilayah dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja bakti ini, selain memperbaiki kondisi pasar, juga terbangun rasa kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.
Pasar tradisional Desa Labuan Bajo merupakan pusat kegiatan jual beli yang setiap harinya dipadati oleh para pedagang dan pembeli dari berbagai wilayah sekitar. Kondisi pasar yang padat seringkali menyisakan permasalahan kebersihan, terutama menumpuknya sampah organik dan anorganik yang jika tidak segera ditangani dapat mengganggu kenyamanan, serta menjadi sumber penyakit.
Melihat kondisi tersebut, Serda La Baytu, yang dikenal aktif dan dekat dengan warga binaannya, berinisiatif mengajak masyarakat melaksanakan kerja bakti massal.
Kerja bakti dimulai pada pukul 07.00 WITA dan diikuti oleh ratusan warga yang terdiri dari pedagang pasar, tokoh masyarakat, pemuda karang taruna, perangkat desa, serta ibu-ibu PKK. Terlihat juga kehadiran aparat dari Koramil 1429-03/Wakorumba yang turut memimpin dan terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan.
Serda La Baytu tampak berada di tengah-tengah warga, memegang cangkul dan karung sampah, memberikan contoh nyata bahwa seorang Babinsa bukan hanya memberi perintah, tetapi turut bekerja dan membaur dengan masyarakat. Ia juga memberikan arahan singkat sebelum kegiatan dimulai.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar bersih-bersih, tapi ini juga bentuk cinta kita terhadap lingkungan dan kesehatan. Kalau pasar bersih, masyarakat sehat, rezeki pun lancar,” ujar Serda La Baytu dalam sambutannya.
Kegiatan difokuskan pada pembersihan area selokan yang tersumbat, pengangkatan tumpukan sampah, pemotongan rumput liar, hingga pengecatan ulang beberapa bagian fasilitas umum seperti gerbang pasar dan pos jaga.
