Gotong Royong Pembersihan Drainase: Kebersamaan Warga Desa Waode Angkalo Bersama Babinsa Kodim 1429/Butur
Kerja bakti dimulai sejak pagi hari. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda, ibu rumah tangga, hingga tokoh masyarakat, berkumpul di lokasi drainase yang akan dibersihkan. Dengan membawa peralatan sederhana seperti cangkul, parang, sekop, dan karung, mereka bahu-membahu membersihkan saluran air yang selama ini tertutup lumpur dan sampah.
Serda Firman tampak memimpin langsung jalannya kegiatan. Ia tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga turun tangan ikut menggali lumpur dan membersihkan sampah di drainase. Hal ini menjadi teladan yang memotivasi warga untuk semakin bersemangat bekerja.
Dalam kegiatan tersebut, terlihat pula sinergi antara pemerintah desa dan Babinsa. Kepala Desa Waode Angkalo memberikan apresiasi kepada TNI yang selalu hadir di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat membantu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Gotong royong merupakan salah satu nilai luhur bangsa Indonesia yang hingga kini masih hidup dan terus diwariskan dari generasi ke generasi. Semangat untuk bekerja bersama-sama demi kepentingan umum menjadi ciri khas masyarakat desa, termasuk di Desa Waode Angkalo, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara. Baru-baru ini, semangat kebersamaan tersebut tampak nyata melalui kegiatan kerja bakti pembersihan drainase yang dipimpin oleh Serda Firman, Babinsa Kodim 1429/Butur.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat tali silaturahmi dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat. Drainase yang bersih akan mengurangi risiko banjir, menjaga kesehatan masyarakat, serta menciptakan lingkungan desa yang lebih nyaman dan asri.
Kehadiran Babinsa (Bintara Pembina Desa) dalam kehidupan masyarakat desa memiliki peranan penting. Tidak hanya fokus pada tugas pertahanan, tetapi juga aktif membantu masyarakat dalam berbagai bidang sosial, mulai dari pertanian, kesehatan, hingga kebersihan lingkungan.
Serda Firman dalam kesempatan ini menegaskan bahwa keberadaan Babinsa adalah untuk selalu berada di tengah-tengah rakyat. Ia berharap kegiatan pembersihan drainase tidak hanya dilakukan saat kerja bakti, tetapi bisa menjadi kebiasaan masyarakat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
