Kerja Bakti Pembersihan Pasar di Desa Bubu Barat: Wujud Nyata Kepedulian Babinsa dan Warga terhadap Kebersihan Lingkungan
Buton Utara, Sulawesi Tenggara — Semangat gotong royong kembali bergema di Desa Bubu Barat, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara. Pada hari yang cerah itu, masyarakat setempat bersama Babinsa dari Koramil 1429-02/Bonegunu, Kodim 1429/Butur, Serda Haris, turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan kerja bakti pembersihan pasar tradisional desa. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat TNI dan masyarakat.

Pasar tradisional Desa Bubu Barat merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Sebagai tempat jual beli hasil bumi, kebutuhan pokok, hingga produk rumah tangga, pasar ini menjadi titik vital dalam perputaran ekonomi desa. Namun, seiring dengan tingginya aktivitas jual beli setiap pekannya, kebersihan pasar mulai terabaikan. Sampah organik maupun anorganik menumpuk di sudut-sudut pasar, drainase tersumbat, dan bau tak sedap mulai mengganggu kenyamanan warga maupun pedagang.
Menanggapi kondisi tersebut, Serda Haris selaku Babinsa yang bertugas di wilayah Desa Bubu Barat mengambil inisiatif untuk menggerakkan masyarakat melalui kegiatan kerja bakti. Dengan koordinasi bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat, kegiatan ini pun disepakati dan dijadwalkan.
Sejak pagi hari, ratusan warga telah berkumpul di area pasar dengan membawa alat kebersihan seperti cangkul, sapu lidi, sekop, karung sampah, dan gerobak. Suasana penuh semangat terlihat jelas di wajah-wajah mereka. Dipimpin langsung oleh Serda Haris, kegiatan kerja bakti dimulai dengan apel singkat untuk pengarahan tugas dan pembagian zona pembersihan.
Dalam arahannya, Serda Haris menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan pasar demi kesehatan dan kenyamanan bersama. Ia juga mengingatkan bahwa pasar yang bersih akan menarik lebih banyak pengunjung dan secara tidak langsung meningkatkan pendapatan para pedagang.
Setelah kerja bakti selesai, perubahan langsung terasa. Lingkungan pasar terlihat lebih bersih, aliran air di drainase kembali lancar, dan suasana pasar menjadi lebih segar. Para pedagang dan pengunjung pun menyambut baik kondisi baru ini.
Manfaat lainnya adalah semakin kuatnya ikatan sosial antara warga dan Babinsa. Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya sebagai pengayom dan penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam pembangunan dan pembinaan wilayah.
Kepala Desa Bubu Barat, Bapak La Ode Amin, mengapresiasi langkah yang dilakukan Serda Haris dan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan.
Kegiatan kerja bakti ini tidak hanya menjadi kegiatan sesaat. Serda Haris bersama perangkat desa berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin setiap bulannya. Selain itu, edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan juga akan terus digalakkan, termasuk menyediakan tempat sampah yang memadai dan menerapkan sistem sanksi bagi yang membuang sampah sembarangan.
Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan seperti ini sejalan dengan program pembinaan teritorial TNI AD yang menekankan pentingnya kemanunggalan TNI dan rakyat. Melalui pendekatan sosial, TNI hadir sebagai solusi dalam persoalan-persoalan masyarakat,
