Semangat Gotong Royong di Desa Labuko: Babinsa Koramil 1429-03/Wakorumba Pimpin Kerja Bakti Pembersihan Saluran Air
Desa Labuko, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara kembali menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa melalui kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air yang dilaksanakan pada hari ini. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sertu La Ode Rahim, Babinsa Koramil 1429-03/Wakorumba Kodim 1429/Buton Utara, yang turut terjun langsung bersama warga untuk memastikan lingkungan tetap bersih, sehat, dan bebas dari potensi banjir.
Kegiatan kerja bakti ini tidak hanya mencerminkan upaya fisik dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bukti nyata kekompakan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga serta membangun desa. Gotong royong yang dilandasi semangat persatuan dan tanggung jawab sosial menjadi dasar utama dari kegiatan ini.
Pembersihan saluran air menjadi perhatian khusus bagi warga Desa Labuko, terutama menjelang musim penghujan yang kerap menyebabkan genangan air di beberapa titik wilayah. Kondisi saluran air yang tersumbat oleh sampah dan sedimentasi tanah menjadi salah satu penyebab utama terganggunya aliran air, yang pada akhirnya bisa menimbulkan banjir kecil di lingkungan pemukiman warga.
Melihat urgensi tersebut, Sertu La Ode Rahim sebagai Babinsa di wilayah tersebut mengambil inisiatif untuk mengajak masyarakat bersama-sama melaksanakan kerja bakti. Koordinasi dilakukan melalui aparat desa dan tokoh masyarakat setempat agar kegiatan ini bisa berjalan lancar dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana peran Babinsa tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak di tengah masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis dan partisipatif, Sertu La Ode Rahim mampu membangkitkan semangat gotong royong yang mulai terkikis oleh perkembangan zaman.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan sosial seperti ini sangat penting karena dapat meningkatkan kedekatan antara TNI dan rakyat. Babinsa adalah ujung tombak TNI di wilayah, yang memiliki fungsi sebagai pembina dan pemersatu masyarakat.
Melalui kegiatan ini, kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Banyak warga yang mengusulkan agar dibuat jadwal rutin untuk kerja bakti, terutama pada musim penghujan agar saluran air tetap terjaga dan tidak mengalami penyumbatan.
Selain itu, warga juga mulai aktif mengimbau tetangga untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam selokan atau parit, karena dampaknya bisa sangat merugikan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menciptakan budaya bersih dan peduli lingkungan di Desa Labuko.
Kegiatan kerja bakti ini tidak hanya mencerminkan upaya fisik dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bukti nyata kekompakan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga serta membangun desa. Gotong royong yang dilandasi semangat persatuan dan tanggung jawab sosial menjadi dasar utama dari kegiatan ini.
Pembersihan saluran air menjadi perhatian khusus bagi warga Desa Labuko, terutama menjelang musim penghujan yang kerap menyebabkan genangan air di beberapa titik wilayah. Kondisi saluran air yang tersumbat oleh sampah dan sedimentasi tanah menjadi salah satu penyebab utama terganggunya aliran air, yang pada akhirnya bisa menimbulkan banjir kecil di lingkungan pemukiman warga.
Melihat urgensi tersebut, Sertu La Ode Rahim sebagai Babinsa di wilayah tersebut mengambil inisiatif untuk mengajak masyarakat bersama-sama melaksanakan kerja bakti. Koordinasi dilakukan melalui aparat desa dan tokoh masyarakat setempat agar kegiatan ini bisa berjalan lancar dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana peran Babinsa tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak di tengah masyarakat. Melalui pendekatan yang humanis dan partisipatif, Sertu La Ode Rahim mampu membangkitkan semangat gotong royong yang mulai terkikis oleh perkembangan zaman.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan sosial seperti ini sangat penting karena dapat meningkatkan kedekatan antara TNI dan rakyat. Babinsa adalah ujung tombak TNI di wilayah, yang memiliki fungsi sebagai pembina dan pemersatu masyarakat.
Melalui kegiatan ini, kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Banyak warga yang mengusulkan agar dibuat jadwal rutin untuk kerja bakti, terutama pada musim penghujan agar saluran air tetap terjaga dan tidak mengalami penyumbatan.
Selain itu, warga juga mulai aktif mengimbau tetangga untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam selokan atau parit, karena dampaknya bisa sangat merugikan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menciptakan budaya bersih dan peduli lingkungan di Desa Labuko.
