Gotong Royong Warga Desa Bubu dan TNI: Pembersihan Saluran Air Demi Lingkungan Sehat
Buton Utara – Semangat gotong royong kembali menggema di Desa Bubu, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara. Pada hari Sabtu pagi, masyarakat desa bersama Babinsa dari Koramil 1429-02/Bonegunu, melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air yang dipimpin langsung oleh Serda Haris. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.

Pembersihan saluran air merupakan respons cepat terhadap kondisi saluran yang mulai tersumbat akibat tumpukan sampah dan endapan lumpur. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat menimbulkan genangan air dan berpotensi menimbulkan banjir serta penyakit.
Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan apel pagi yang dipimpin oleh Serda Haris. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran seluruh warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air yang menjadi jalur utama pembuangan air hujan maupun limbah rumah tangga.
“Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat desa, tapi tanggung jawab bersama. Melalui kerja bakti ini, kita belajar bahwa dengan kebersamaan, pekerjaan berat bisa terasa ringan,” ujar Serda Haris saat memberikan semangat kepada warga
Kehadiran Serda Haris sebagai Babinsa sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia tidak hanya mengarahkan, tetapi juga terlibat langsung dalam pekerjaan. Dengan tangan kotor oleh lumpur, ia memberi contoh bahwa seorang aparat teritorial harus menjadi pelopor di tengah masyarakat.
“Babinsa adalah perpanjangan tangan TNI di wilayah. Sudah menjadi tugas kami untuk membantu masyarakat dalam segala hal, termasuk dalam hal lingkungan. Kegiatan seperti ini memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” kata Serda Haris.
Kepala Desa Bubu, Bapak La Ode Umar, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan rasa terima kasih kepada Babinsa dan seluruh warga yang berpartisipasi. Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya penting dari sisi kebersihan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antarwarga.
“Kerja bakti adalah warisan leluhur kita. Dengan semangat gotong royong, banyak hal bisa kita selesaikan. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan, minimal sebulan sekali,” ungkapnya.
