Kerja Bakti Pembersihan Selokan: Wujud Kepedulian Serda La Baytu, Babinsa Koramil 1429-03/Wakorumba Kodim 1429/Butur Terhadap Lingkungan
Wakorumba – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah terjadinya banjir dan penyebaran penyakit, Babinsa Koramil 1429-03/Wakorumba, Serda La Baytu, memimpin langsung kegiatan kerja bakti pembersihan selokan di wilayah binaannya, Kecamatan Wakorumba, Kabupaten Buton Utara (Butur), pada hari Minggu (tanggal kegiatan disesuaikan).
Kegiatan ini melibatkan puluhan warga dari berbagai elemen masyarakat, aparat kelurahan, serta perangkat desa setempat. Antusiasme dan semangat gotong royong terlihat jelas saat warga bahu-membahu membersihkan sampah dan endapan lumpur yang menyumbat saluran air di sepanjang jalan utama dan pemukiman warga.
Selokan yang tersumbat oleh sampah plastik, daun kering, dan lumpur menjadi salah satu penyebab utama genangan air saat musim hujan. Hal ini tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi juga dapat memicu timbulnya berbagai penyakit seperti demam berdarah, diare, dan infeksi kulit akibat lingkungan yang kotor dan lembab.
Serda La Baytu menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan secara rutin, bukan hanya saat ada kerja bakti.
Selain kerja fisik, kerja bakti ini juga menjadi media komunikasi sosial antara Babinsa dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, tercipta dialog dua arah yang membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan, hidup sehat, serta peran masing-masing individu dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Serda La Baytu menuturkan bahwa ia akan terus melakukan pendekatan persuasif kepada warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ia juga mendorong adanya jadwal rutin kerja bakti di setiap RT/RW dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan ini melibatkan puluhan warga dari berbagai elemen masyarakat, aparat kelurahan, serta perangkat desa setempat. Antusiasme dan semangat gotong royong terlihat jelas saat warga bahu-membahu membersihkan sampah dan endapan lumpur yang menyumbat saluran air di sepanjang jalan utama dan pemukiman warga.
Selokan yang tersumbat oleh sampah plastik, daun kering, dan lumpur menjadi salah satu penyebab utama genangan air saat musim hujan. Hal ini tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi juga dapat memicu timbulnya berbagai penyakit seperti demam berdarah, diare, dan infeksi kulit akibat lingkungan yang kotor dan lembab.
Serda La Baytu menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan secara rutin, bukan hanya saat ada kerja bakti.
Selain kerja fisik, kerja bakti ini juga menjadi media komunikasi sosial antara Babinsa dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, tercipta dialog dua arah yang membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan, hidup sehat, serta peran masing-masing individu dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Serda La Baytu menuturkan bahwa ia akan terus melakukan pendekatan persuasif kepada warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Ia juga mendorong adanya jadwal rutin kerja bakti di setiap RT/RW dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
