KERJA BAKTI PEMBERSIHAN PASAR DESA LINSOWU: WUJUD SINERGI TNI DAN MASYARAKAT UNTUK LINGKUNGAN BERSIH
Linsowu, Kulisusu – 13 Mei 2025
Pasar adalah jantung perekonomian desa. Di sinilah para pedagang dan pembeli bertemu, kebutuhan sehari-hari terpenuhi, dan roda ekonomi berputar. Namun, aktivitas padat di pasar sering kali menimbulkan permasalahan kebersihan. Sampah menumpuk, saluran air tersumbat, dan aroma tak sedap dapat mengganggu kenyamanan. Menyadari hal tersebut, pada Selasa, 13 Mei 2025, dilaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan pasar di Desa Linsowu, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Serka Ramdhan, Bati Tuud Koramil 1429-01/Kulisusu, dan melibatkan anggota TNI, aparat desa, pedagang, serta warga sekitar.
Kondisi pasar Desa Linsowu yang semakin ramai seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas perdagangan, memunculkan tantangan tersendiri dalam pengelolaan kebersihan. Sampah organik maupun anorganik sering kali menumpuk jika tidak segera diangkut. Saluran drainase yang tersumbat juga dapat menimbulkan genangan air, terutama di musim hujan, yang berpotensi menjadi sarang nyamuk dan sumber penyakit.
Kebersihan lingkungan pasar bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, TNI melalui Koramil 1429-01/Kulisusu berinisiatif mengajak warga untuk melaksanakan kerja bakti bersama. Tujuannya jelas: menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua.
Pada pagi hari, sekitar pukul 07.00 WITA, warga mulai berkumpul di halaman pasar. Udara masih segar, matahari belum terlalu terik. Serka Ramdhan memimpin apel singkat untuk memberikan arahan dan semangat. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kerja bakti bukan hanya membersihkan sampah, tetapi juga mempererat kebersamaan antara TNI dan rakyat.
Kerja bakti ini membuktikan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama di masyarakat pedesaan. Dengan bergandengan tangan, persoalan yang tampaknya berat dapat terselesaikan bersama. TNI melalui Koramil 1429-01/Kulisusu menunjukkan peran nyatanya tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membangun kualitas hidup masyarakat.
Gotong royong yang ditunjukkan pada kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial. Warga yang sehari-hari sibuk berjualan atau bekerja, mendapat kesempatan untuk saling berinteraksi dan bekerja sama.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Serka Ramdhan, Bati Tuud Koramil 1429-01/Kulisusu, dan melibatkan anggota TNI, aparat desa, pedagang, serta warga sekitar.
Kondisi pasar Desa Linsowu yang semakin ramai seiring pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas perdagangan, memunculkan tantangan tersendiri dalam pengelolaan kebersihan. Sampah organik maupun anorganik sering kali menumpuk jika tidak segera diangkut. Saluran drainase yang tersumbat juga dapat menimbulkan genangan air, terutama di musim hujan, yang berpotensi menjadi sarang nyamuk dan sumber penyakit.
Kebersihan lingkungan pasar bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, TNI melalui Koramil 1429-01/Kulisusu berinisiatif mengajak warga untuk melaksanakan kerja bakti bersama. Tujuannya jelas: menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua.
Pada pagi hari, sekitar pukul 07.00 WITA, warga mulai berkumpul di halaman pasar. Udara masih segar, matahari belum terlalu terik. Serka Ramdhan memimpin apel singkat untuk memberikan arahan dan semangat. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kerja bakti bukan hanya membersihkan sampah, tetapi juga mempererat kebersamaan antara TNI dan rakyat.
Kerja bakti ini membuktikan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama di masyarakat pedesaan. Dengan bergandengan tangan, persoalan yang tampaknya berat dapat terselesaikan bersama. TNI melalui Koramil 1429-01/Kulisusu menunjukkan peran nyatanya tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membangun kualitas hidup masyarakat.
Gotong royong yang ditunjukkan pada kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial. Warga yang sehari-hari sibuk berjualan atau bekerja, mendapat kesempatan untuk saling berinteraksi dan bekerja sama.
